Bantu Anak Anda Menemukan Pendidikan & Karir Yang Tepat

Career Direct Assessment for Educational Decision Making merupakan sebuah assessment tools untuk perencanaan studi yang sangat lengkap dan akurat bagi anak anda yang telah dikembangkan lebih dari 10 tahun oleh para pakar psikologi dunia. 

 

Mengapa memilih career direct ? Karena hanya career direct yang akan membantu anak anda menemukan passionnya dalam 4 perspektif yang saling berkait dan bersinergi yaitu Kepribadian (Personality) – How I naturally respond ; Minat (Vocational Interest) – What I Am interested in doing ; Keterampilan (Skill & Abilities) – What I naturally do well ; Nilai-Nilai (Values) – What I volve in my work and life

index

INI BUKAN KLEPTOMANIA

Seorang ibu dan bapak konsultasi, mereka mengatakan bahwa anaknya mengalami Kleptomania. Namun, setelah mendengar seluruh ceritanya, unfortunately saya katakan kepada mereka bahwa ini bukan Kleptomanis, melainkan kebiasaan buruk mengambil barang yang bukuan miliknya di toko berlabel terkenal.

Ibu ini dengan bingung mengatakan, “Kebutuhan anak saya tercukupi. Setiap ke mall saya kasih uang Rp 200.000 – Rp 250.000. Bagaimana mungkin, kenapa dia melakukan hal itu?”

Yuk kita bahas. Kalau saya analisa

images

GENERASI KEBABLASAN?

Anak-anak yang lahir di jaman ini dikenal dengan Generasi Milenia atau populer dengan istilah Gen Y.

Ciri khas pendidikan dan pola asuh yang banyak ditekankan di generasi ini adalah ingin membentuk anak-anak yang:
1. Bebas berekspresi, bebas menentukan pilihan dan sikapnya
2. Pintar dan kreatif
3. Berani

Semua itu bagus, sangat bagus bahkan! Namun sayang, banyak yang kebablasan!!

Kebebasan tanpa arahan dan batasan yang jelas disertai dengan tanggung jawab, membuat anak bingung dan tersesat,

download

ANAK ATHEIS

Kemarin saya bercakap-cakap dengan seorang remaja laki-laki, kles 8, begini percakapan saya dengan dia:
“Tante dengar dari mama kamu bahwa kamu tidak percaya pada Tuhan. Tante berpikir, tentunya ada sesuatu yang membuat kamu tidak percaya pada Tuhan, apakah itu?”

Remaja itu menjawab:
“Saya atheis. Saya atheis karena:
1. Saya tidak pernah melihat dan merasakan Tuhan, Dia tidak pernah ada.
2. Karena Tuhan memberikan orang tua seperti mereka untuk saya.”

Parents, 2 insights ini dapat kita

download

KELUARGA, AWAL SEKOLAH KEHIDUPAN

Sejak anak terlahir dan hidup di keluarga, dia belajar cara bicara dan berperilaku dari orang dewasa di sekitarnya. Dia mulai memperhatikan, mengingat dan meniru. Inilah AWAL MULA SEKOLAH KEHIDUPAN bagi anak.

Setiap kebiasaan-kebiasaan yang ada di keluarga, disimpan anak dalam memori pikiran sadar dan terutama alam bawah sadarnya. Ini akan menjadi BAGIAN dan KEPRIBADIANNYA.

Kebiasaan-kebiasaan yang baik yang dialami anak di usia kurang lebih 0-10 tahun akan menjadi POLA ALAMI bagi perilaku

images

TETAP BERHARGA

For Teen

“Kalau kamu adalah hanya dari apa yang kamu miliki / kamu pakai; dan yang kamu miliki / kamu pakai hilang, lalu siapakah kamu?!”

Teen, jangan gantungkan harga dirimu hanya semata pada apa yang kamu miliki / kamu pakai (merek bajumu, sepatumu, jam tanganmu, gadgetmu, tempat liburanmu, mobil / rumah orangtuamu). Karena, apabila semua itu hilang, tidak dapat kamu miliki / pakai lagi, kamu harus TETAP BERHARGA!!

Sesungguhnya, kita menjadi berharga bukan terutama dari barang-barang apa

images

MENDENGARKAN untuk DIDENGARKAN

Kemarin, saya mendaftarkan diri untuk ikut sebuah seminar kepada seorang ibu. Komentar ibu ini menarik buat saya, “Loh, biasanya ngajar dan bicara, kok jadi peserta?” Ibu ini berkata sambil tersenyum-senyum. Lalu saya katakan, “Iya ibu, sebelum saya mau didengarkan orang, saya perlu menjadi pendengar / mendengarkan terlebih dulu.”

Seperti halnya, ajaran seoarang dosen bisa didengarkan oleh mahasiswanya, dia terlebih dulu menjadi mahasiswa dan mendengarkan dosennya.

Saya pikir, prinsip ini pun

download (1)

MENJADI ANAK

Tidak ada anak yang sulit! Yang ada hanyalah orang dewasa yang tidak memahami dan tidak tahu bagaimana menghadapi anak.

Ketika sedang berselisih dengan anak, buat orang dewasa: “Anak ini sulit dan susah dimengerti.” Namun demikian, sadarkah kita, pada saat yang sama anak pun merasa: “Orang dewasa di hadapanku ini sulit dan susah dimengerti.”

Untuk bisa memahami dan tahu bagaimana menghadapi anak, ‘jadilah’ anak dan pakailah ‘bahasa’ anak. Anak belum pernah menjadi orang dewasa, namun orang