Tag Archives: komunikasi orangtua dan anak

Emosi

Beginilah Si Memori

Ada orangtua berkata, “Bu Hanlie, saya sering memaki dan terkadang memukul anak saya jika sudah emosi. Saya menyesal dan mau mengubah sikap dan perilaku saya. Apakah anak saya bisa memaafkan dan melupakan apa yang pernah saya lakukan kepadanya?”

Jawab saya, “Memori tidak bisa dihilangkan, yang bisa dihilangkan adalah emosi terhadap memori tersebut.”

Hipnosis anak

Ini Hipnosis

Beberapa hari yang lalu, suami saya mengingatkan kami untuk tidak mengatakan, “Capek ya, dari sekolah” pada saat menyambut Alden sepulangnya dari sekolah.

Sebenarnya, motivasi mengatakan hal tersebut kepada Alden adalah baik, yaitu mencoba berempati terhadap apa yang dirasakannya ketika pulang sekolah. Ups, tapi itu salah.

Perkataan “Capek ya, dari sekolah” apabila dilakukan secara konsisten maka akan menjadi sugesti yang masuk ke dalam pikiran bawah sadar (subconscious), yaitu “sekolah capek”.

Ini

Children Learn

Children Learn What They Live

If a child lives with criticism,

he learns to condemn.

If a child lives with hostility,
he learns to fight.

If a child lives with fear,
he learns to be apprehensive.

If a child lives with pity,
he learns to feel sorry for himself.

If a child lives with ridicule,
he learns to be shy.

If a child lives with jealousy,
he learns what envy is.

If a child lives with shame,
he learns to feel guilty.

If a child lives with encouragement,
he learns to be confident.

If a child

Anak melayani orangtua

Beri Anak Kesempatan

Berilah anak kita berbagai macam kesempatan. Kesempatan untuk melakukan sesuatu sendiri tanpa dibantu, kesempatan untuk mengekspresikan perasaan dan pemikirannya tanpa dipotong atau disanggah, kesempatan untuk menentukan pilihannya, kesempatan untuk melayani orangtuanya, kesempatan untuk bermain dan belajar bersama teman-temannya, kesempatan untuk berbuat salah, kesempatan untuk mengalami gagal, kesempatan untuk kecewa, dan kesempatan-kesempatan lainnya.

 

Tidak selamanya kita bisa berada

First Day of School

Hari Pertama Sekolah

Sharing hari ini terinspirasi dari peristiwa yang saya temui di hari pertama sekolah anak saya.

Ada seorang anak menangis di hari pertama sekolahnya dan orangtuanya mengatakan, “Kenapa sih nangis? Kok gitu aja takut?” Dikatakan dengan nada suara meninggi.

Bagi sebagian anak, hari pertama sekolah adalah hari yang tidak menyenangkan. Coba kita bayangkan diri kita sendiri, apa yang kita rasakan bila berada di tempat yang baru, ramai dan penuh dengan orang asing. Tentu kita akan merasa bingung,

Nice children

Super Karakter

Seorang teman saya cerita seperti ini, “Bokap gua sering ngomong dengan bangga kalau anak kakak gua umur tiga tahun udah bisa baca tulis, ngomong bahasa Indonesia dan Inggris, bisa nyebut angka-angka. Yang bikin kesel, dia suka membandingkan anak kakak gua itu dengan anak gua.”

Mungkin cerita teman saya itu bukan hal yang jarang kita dengar. Sering, bahkan sangat sering kita dengar orangtua bangga akan prestasi dan kemampuan akademis anaknya. Semakin kecil usia anak mampu melakukannya, semakin

Baby with dad

Orangtua Terpilih

Dalam sesi-sesi konsultasi, saya sering mendengar orangtua berkata seperti ini, “Aduh bu Hanlie, pusing ya jadi orangtua, kadang gak sanggup rasanya…”

Parents, mungkin note saya sore ini dapat menginspirasi dan memberi kekuatan bagi kita sebagai orangtua… :)

Tahukah kita bahwa setiap orangtua telah diberikan kesanggupan oleh Tuhan untuk mengasuh dan mendidik anak yang dipercayakan-Nya kepada kita? Apapun kepribadian dan kondisi yang ada pada anak kita, tidak ada seorang pun yang lebih mampu